Mewujudkan keluarga sakinah melalui bimbingan pra-nikah

Main Article Content

Syifa Anita Fauzia

Abstract

Abstrak


Pernikahan merupakan suatu ikatan pertalian antara seorang laki-laki dan seorang perempuan sebagai suami dan istri untuk membangun sebuah keluarga. Tujuan berkeluarga adalah untuk melestarikan keturunan dan membentuk keluarga sakinah hingga ke SurgaNya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penerangan khususnya kepada pasangan calon suami istri bagaimana mewujudkan keluarga sakinah melalui bimbingan pra-nikah. Dengan mengikuti kursus atau bimbingan pra-nikah pasangan calon pengantin diberikan bekal ilmu pernikahan, keluarga, dan parenting sehingga lebih siap dalam menjalani hidup berumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian, adanya bimbingan pra-nikah merupakan sebagai upaya preventif terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang berakibat pada keretakan pada rumah tangga atau perceraian.


Kata Kunci: Pernikahan; Bimbingan Pra-Nikah; Upaya Preventif


 


Abstract


Marriage is a bond between a man and a woman as husband and wife to build a family. The purpose of having a family is to preserve descent and form a family of sacraments to His heaven. This research aims to provide a special explanation to the spouse of prospective husband how to create a family sakinah through pre-marital guidance. By attending the course or guidance of pre-marital couples prospective brides are given the science of marriage, family, and parenting so that it is better prepared in living a married life. Based on the results of the research, there is a pre-marital guidance as an effort to prevent the occurrence of domestic violence (KDRT) resulting in a rift in the household or divorce.


Keywords: Marriage; Pre-marital Guidance; Preventive Work

Article Details

How to Cite
Fauzia, S. A. (2019). Mewujudkan keluarga sakinah melalui bimbingan pra-nikah . Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan, 1(2), 47-58. https://doi.org/10.34199/oh.1.2.2019.001
Section
Articles

References

@tweetnikah. (2014). Aku, Kau & KUA, Jakarta: PT Alex Media Komputindo.
Al-Asyhar, T. (2018). Mencegah Badai Keluarga Indonesia. Retrieved December 10, 2019, from https://kemenag.go.id/berita/read/507618
Al-Istanbuli, M. M. (2012). Kado Perkawinan. Jakarta: Pustaka Azzam.
Aminah, S. (2007). Makna Penyuluhan dan Transformasi Perilaku Manusia. Jurnal Penyuuhan, 4(1).
Anonim. (2012). Angka Perceraian Pasangan Indonesia Naik Drastis 70 Persen. Retrieved July 8, 2019, from https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/01/24/lya2yg-angka-perceraian-pasangan-indonesia-naik-drastis-70-persen
Anonim. (2015). Di Indonesia, 40 Perceraian Setiap Jam!. Retrieved July 7, 2019, from https://www.kompasiana.com/pakcah/54f357c07455137a2b6c7115/di-indonesia-40-perceraian-setiap-jam
Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. (2013). Menelusuri Makna di Balik Fenomena Perkawinan di Bawah Umur dan Perkawinan Tidak Tercatat. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Basyarahil, A. A. S. (2010). Anakku Inilah Nasihatku: Shalat & Pernikahan. Jakarta: Gema Insani.
Hakim, M. L. (2016). Kursus Pra-Nikah: Konsep Dan Implementasinya (Studi Komparatif Antara BP4 KUA Kecamatan Pontianak Timur Dengan GKKB Jemaat Pontianak). Jurnal Al-‘Adalah. 13(2).
Lestari, S. (2017). KDRT Tertinggi Dalam Kekerasan Atas Perempuan di Indonesia. Retrieved October 20, 2019, from https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-39180341
Mubasyaroh. (2016). Konseling Pra Nikah dalam Mewujudkan Keluarga Bahagia: Studi Pendekatan Humanistik Carl R. Rogers. Jurnal Bimbingan Konseling Islam. 7(2).
Noor, T. R. & Agustitia, W. (2018). Pendampingan Persiapan Psikologis Pranikah pada Calon Pasangan Pengantin Muslim melalui Kursus Calon Pengantin (Suscatin) Berbasis Komunitas di Kelurahan Jambangan Kota Surabaya. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2(1).
Rabbani, M. A. (2014). 1001 Kewajiban Istri dalam Mengarungi Bahtera Rumah Tangga. Tangerang: Lembar Pustaka Indonesia.
Widiansyah, W. (2007). Urgensi Bimbingan dan Penyuluhan (Islam) Dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Komunika, 1(2).
Wildanshah. (2018). Potret Keluarga Muda Era Industri 4.0. Retrieved October 3, 2019, from https://www.medcom.id/oase/kolom/nbwq78jK-potret-keluarga-muda-era-industri-4-0